Keringat Berlebih
Keringat Berlebih

Drelinani.com, Memiliki masalah dengan keringat berlebih? keringat berlebih yang muncul tanpa pemicu yang jelas memang terasa mengganggu, selain itu juga bisa menurunkan rasa percaya diri seseorang. Kondisi seperti ini jangan diabaikan karena keringat berlebihan bisa jadi merupakan tanda awal adanya gangguan kesehatan Kamu.

Berkeringat sebetulnya merupakan sebuah proses alami tubuh dalam menyesuaikan suhu dengan lingkungannya. Dengan mengeluarkan cairan yang mengandung garam melalui kelenjar keringat merupakan cara dari tubuh dalam menyesuaikan suhu dengan lingkungan sekitar.

Bau Keringat
Bau Keringat

Keringat biasanya keluar saat tubuh melakukan kegiatan yang menguras tenaga, memakan makanan yang pedas, mengalami demam, atau bisa juga saat Kamu sedang merasa emosi misalnya marah, malu, takut, atau bahkan grogi. Tapi tentunya berbeda dengan keringat berlebih yang cenderung datang tanpa adanya pemicu, keadaan tersebut dinamakan dengan hyperhidrosis dan bisa jadi meruoakan pertanda adanya penyakit tertentu.

Mengenali keringat berlebih dan cara mengatasinya

Ada dua jenis keringat berlebih yang perlu Kamu ketahui yaitu hyperhidrosis focal primer yaitu dimana keringat hanya keluar di bagian tertentu, dan secondary general hyperhidrosis yaitu keringat berlebih yang keluar dihampir seluruh bagian tubuh.

  1. Hyperhidrosis focal primer

Seseorang yang memiliki hyperhidrosis focal primer akan mengeluarkan keringat berlebih hanya di bagian tertentu. Misalnya berkeringat hanya dibagian telapak tangan, pada telapak kaki, lipatan paha, pada ketiak, atau bisa juga hanya dibagian kepala serta wajah. Biasanya disebut dengan area simetris yang artinya keringat banyak keluar pada telapak tangan sebelah kanan, juga dengan telapak tangan sebelah kiri. Penyebabnya bisa terjadi karena adanya masalah pada fungsi sistem saraf, tapi bisa juga bukan sebuah penyakit.

  1. Secondary general hyperhidrosis

Keringat berlebih jenis ini biasanya terjadi diseluruh bagian tubuh Kita, dan biasanya banyak terjadi menjalang dan pada malam hari. Kondisi ini bisa disebabkan karena adanya penyakit tertentu, seperti gangguan pada tiroid, mengidap penyakit tuberkulosis, menopause, penyakit gagal jantung, stroke, kanker (limfoma dan leukimia), penyakit Parkinson, diabetes, cedera tulang belakang, gangguan saraf, penyakit paru-paru, gangguan kecemasan, kecanduan alkohol, dan kehamilan.

Tapi tidak hanya itu saja, proses pengobatan dan mengkonsumsi suplemen tertentu juga bisa menjadi penyebab keluarnya keringat berlebih. Misal sedang obat antibiotik, obat tekanan darah, obat untuk mulut kering, atau obat untuk menangani masalah kesehatan mental.

Berkeringat Banyak
Berkeringat Banyak

Kapan keringat berlebih harus diwaspadai? mungkin bagi sebagian orang akan merasa terganggu dengan adanya keringat berlebih, tapi tidak sedikit juga yang menganggap enteng masalah ini. Buat Kamu yang punya masalah ini, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter jika ternyata Kamu  mengalami hal-hal berikut ini:

  1. Jumlah keringat yang keluar dari tubuh jumlahnya semakin banyak
  2. Tidak hanya mengalami keringat berlebih saja tapi mengalami insomnia juga, rasa haus yang meningkat, merasa kelelahan, sering batuk, atau sering buang air kecil.
  3. Keringat berlebihan yang muncul tanpa pemicu dan berlangsung hingga 6 bulan bahkan lebih.
  4. Keringat berlebih yang keluar mulai mengganggu aktivitas.
  5. Keringat berlebih yang keluar disertai dengan turunya berat badan, terasa nyeri dada, mengalami demam, detak jantung yang berdebar cepat, dada terasa tertekan dan sesak napas.

Bila Kamu merasakan hal tersebut, ini dia cara mengatasinya:

Jika Kamu mengalami keringat berlebihan secara menyeluruh dan disebabkan oleh penyakit, maka yang harus dilakukan yaitu mengatasi yang menjadi penyebabnya. Jika keringat berlebih itu disebabkan oleh gangguan tiroid, maka lakukan pengobatan tiroid atau bisa juga dengan melakukan operasi tiroid. Namun jika keringat berlebih karena diabetes, maka usahakan untuk selalu mengontrol gula darah, hal ini guna menghilangkan keringat berlebih.

Cara lain untuk mengurangi keringat berlebih adalah dengan melakukan operasi. Bisa operasi melalui operasi pengangkatan kelenjar keringat atau juga dengan memotong saraf pada bagian dada yang bisa memicu keringat berlebih. Pengangkatan jaringan lemak di daerah yang mengalami keringat berlebih juga bisa dilakukan demi mengurangi produksi keringat. Selain itu, penanganan lain yaitu dengan iontophoresis, yaitu perawatan yang menggunakan rangsangan listrik bertegangan rendah demi menghentikan fungsi kelenjar keringat sementara.

Mengenali keringat berlebih tentunya sangat diperlukan, sebagai proses pencegahan terhadap kemungkinan adanya penyakit yang berbahaya dalam tubuh kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here